Minggu, 21 April 2013

Ketika KRITISISASI dilarang

"Kritis tidak selalu anarkis..!!"
Merupakan slogan para kritikus dan insan cita yang memperhatikan suatu hal yang ia amati. Dalam hal tersebut jika suatu yang diamati terdapat hal ganjil, kita sudah selayaknya sebagai Agen Perubahan  tentunya merespon kebijakan yang "ganjil" bukan kebijakan yang menurut kami tidak sesuai.

Ada sebuah cerita yang kebetulan terjadi pada teman saya,
salah seorang dosen yang menyuruh mahasiswanya untuk tidak mengkritik "Dosen - dosennya" dengan alasan karena setiap dosen mempunyai karakter yang berbeda - beda.
"sebelum Anda mengenalkan karakter yang anda miliki, Anda harus memperkenalkan anda sendiri, dan berani bertanggung jawab dengan karakter yang akan anda bagi terhadap mahasiswa serta dosen lain" Ungkap salah seorang teman saya terhadap Dosen nya itu .
 Teman sya bertanya, mengapa melarang kita bersuara menentang kebijakan yang ganjil?mestinya sebagai agen perubahan kita harus merespon secara baik dengan mengkritisi suatu permasalahan tersebut, bukannya suruh diam, dan nunut apa kata dosen.
"Jika tindakan kita menginspirasi orang lain untuk banyak bermimpi, banyak belajar, banyak melakukan, dan banyak menjadi sesuatu, maka Anda adalah seorang PEMIMPIN."  *by : John Quincy Adam
Namun kenyataanya dalam kampus kami, seorang pimpinan kampus maupun BEM kampus tidak menginspirasi mahasiswanya, melainakan menimbulkan kontroversi yang berkepanjangan.
Sebagian besar kampus dan mahasiswa kami masih baru dan mungkin hal ini yang menyebabkan tidak adanya keberanian untuk berfikir kritis, mereka masih selayaknya anak - anak SMA yang masih nurut dengan pengajarnya. Dalam hal ini mahasiswa kami, masih sangat rentan terhadap jiwa kritis, Dosen selalu mendoktrin mahasiswa dengan kata - kata dan rayuan yang mengakibatkan "terlena" dan mereka menerimanya begitu saja.
Apakah dosen seperti itu masih layak dipekerjakan?? this is not the authoritarian era again, the era freedom of voting rights.
kami mahasiswa fakultas pendidikan, merupakan calon guru dan butuh evaluasi untuk membangun diri supaya lebih baik lagi.

CC : MAHASISWA DAN DOSEN TERCINTA STKIP ISLAM BUMIAYU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar